Jumat, 02 Januari 2026

WISATA DAN KEINDAHAN ALAM, TEMBOK BESAR, BEIJING - TIONGKOK

Sahabat Poker -Tembok Besar Tiongkok (Hanzi tradisional: 萬里長城; Hanzi sederhana: 万里长城; Pinyin: Wànlǐ Chángchéng, secara harfiah berarti "tembok sepanjang sepuluh ribu li") adalah serangkaian benteng di Tiongkok. Benteng-benteng ini dibangun di sepanjang perbatasan utara yang bersejarah antara negara bagian Tiongkok kuno dan Kekaisaran Tiongkok sebagai perlindungan terhadap berbagai kelompok nomaden dari Stepa Eurasia. Tembok pertama berasal dari abad ke-7 SM; tembok ini disatukan pada masa Dinasti Qin.[4][5] Dinasti-dinasti berikutnya memperluas sistem tembok ini; bagian yang paling terkenal dibangun oleh Dinasti Ming (1368–1644).

Untuk membantu pertahanan, Tembok Besar menggunakan menara pengawas, barak pasukan, stasiun garnisun, kemampuan memberi sinyal melalui asap atau api, dan statusnya sebagai koridor transportasi. Tujuan lain dari Tembok Besar adalah untuk mengontrol perbatasan (memungkinkan kontrol imigrasi dan emigrasi, dan pengenaan bea atas barang yang diangkut di sepanjang Jalur Sutra), dan pengaturan perdagangan.[6]

Benteng kolektif yang membentuk Tembok Besar membentang dari Liaodong di timur hingga Lop Nur di barat, dan dari perbatasan Tiongkok–Rusia saat ini di utara hingga Sungai Tao di selatan: sebuah busur yang secara kasar menggambarkan tepi padang rumput Mongolia, yang secara keseluruhan membentang sepanjang 2.119.618 km (1.317.070 mi).[7][3] Ini adalah Situs Warisan Dunia UNESCO, dan terpilih sebagai salah satu dari 7 Keajaiban Dunia Baru pada tahun 2007.[8][9] Saat ini, sistem pertahanan Tembok Besar diakui sebagai salah satu prestasi arsitektur yang paling mengesankan dalam sejarah.

Panjang

Tembok Besar Tiongkok tidak panjang terus menerus, tetapi merupakan kumpulan tembok-tembok pendek yang mengikuti bentuk pegunungan Tiongkok utara.[11] Pada tanggal 18 April 2009,[12] setelah investigasi secara akurat oleh pemerintah Republik Rakyat Tiongkok, diumumkan bahwa tembok raksasa yang dikonstruksikan pada periode Dinasti Ming panjangnya adalah 8.851 km.[11]

Menurut catatan sejarah, setelah tembok panjang dibangun oleh Ming, barulah dikenal istilah "changcheng" (长城, "tembok besar" atau "tembok panjang"). Sebelumnya istilah tersebut tidak ditemukan. Istilah Tembok Besar Tiongkok dalam Bahasa Mandarin adalah "wanli changcheng", bermakna "tembok yang panjangnya 10 ribu li". Pada masa sekarang istilah ini resmi digunakan.[13]

Pada tahun 2009, Badan Survei dan Pemetaan dan Badan Administrasi Warisan Budaya Republik Rakyat Tiongkok melakukan penelitian untuk menghitung ulang panjang Tembok Besar Tiongkok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tembok Besar Tiongkok lebih panjang daripada rentang yang saat ini diketahui. Menurut pengukuran, panjang keseluruhan tembok mencapai 8.850 km. Proyek tersebut juga telah menemukan bagian-bagian tembok lain yang panjangnya 359 km, parit sepanjang 2232 km, serta pembatas alami seperti perbukitan dan sungai sepanjang 2232 km. Rentang rata-rata Tembok Besar Tiongkok adalah 5000 km, umumnya dikutip dari berbagai catatan sejarah.[14]

Terlihat dari ruang angkasa

Tembok Besar Tiongkok disebut-sebut sebagai salah satu bangunan buatan manusia yang terlihat dari ruang angkasa dengan mata telanjang. Namun, setelah dilakukan investigasi oleh para astronaut, persepsi tersebut tidak benar.[15] Dari orbit yang rendah, bangunan buatan manusia seperti jalan, kapal laut, kota dan lain-lain memang dapat terlihat, tetapi pada saat melewati orbit bumi dengan tinggi puluhan ribu kaki, tak satu pun benda di permukaan bumi yang dapat terlihat, termasuk Tembok Besar Tiongkok. Hal ini dikuatkan oleh pernyataan NASA: "The Greatwall can barely be seen from the Shuttle, so it would not be possible to see it from the moon with the naked eye".[16]

Tembok Besar Tiongkok ini hampir tidak terlihat dari dalam Pesawat Ulang Alik, sehingga tidak mungkin dapat terlilat dari bulan dengan mata telanjang BandarQ

Astronot Tiongkok pertama yang diluncurkan di ruang angkasa pada tahun 2004, Yang Liwei, juga menyatakan bahwa ia tidak dapat melihat bangunan tersebut.[18]

Persepsi mengenai terlihatnya tembok raksasa dari ruang angkasa sudah menjadi mitos, bahkan ditulis ke dalam buku pelajaran sekolah di Tiongkok.[18] Bukti terawal berasal dari tulisan kolektor barang antik asal Inggris bernama William Stukeley tahun 1754 yang membandingkan Tembok Besar Tiongkok dengan Tembok Hadrian di Inggris dengan menyatakan bahwa Tembok Hadrian di Inggris hanya dapat dikalahkan oleh Tembok Besar Tiongkok, yang merupakan bangunan penting di dunia, sehingga bisa jadi terlihat dari bulan ("This mighty wall of 4 score miles in length is only exceeded by the Chinese wall, which makes a considerable figure upon the terrestrial globe, and may be discerned at the moon.")[19] Buku karya Richard Halliburton, petualang asal Amerika pada tahun 1938 yang berjudul "Second Book of Marvels", semakin membuat orang-orang percaya bahwa tembok raksasa dapat dilihat dari ruang angkasa.[16]

Sejarah

Sejarahnya, pembangunan tembok adalah salah satu bagian terpenting dalam sejarah arsitektur Tiongkok, yakni untuk membatasi wilayah-wilayah perkotaan dan perumahan. Berbagai teori mengapa tembok besar didirikan antara lain sebagai benteng pertahanan, batas kepemilikan lahan, penanda perbatasan dan jalur komunikasi untuk menyampaikan pesan.[13]

Berdasarkan bukti tertulis yang bisa diterima umum, pada dasarnya Tembok Besar Tiongkok dikonstruksikan mayoritas pada periode Dinasti Qin, Dinasti Han dan Dinasti Ming.[20] Namun, sebagian besar rupa tembok raksasa yang berdiri pada saat ini merupakan hasil dari periode Ming.[20]


SahabatPoker : Agen Domino99, Poker, BandarQ & Slot Online Terpercaya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar